jump to navigation

Sejak Empat Abad Lalu Zionis Telah Rencanakan Penyerbuan Palestina 12 Juni 2010

Posted by yopie noor in Muslim Dunia, Tarikh.
Tags: , , , , , ,
trackback

Doktor Abdul Azis Muhammad al-Syanawi dalam buku tarikh-nya “Ad-Daulah Al-Utsmaniyah”, mengatakan bahwa indikasi pertama Zionis hendak menyerbu Palestina terjadi pada kira-kira empat abad yang lalu.

Berturut-turut mereka berusaha untuk memperoleh izin resmi dari Khalifah Utsmani untuk hijrah ke Palestina. Hal itu terbukti pada tahun 1517 ketika Sultan Salim al-Awwal yang menaklukkan Mesir, mengeluarkan Dekrit yang melarang orang Yahudi berhijrah ke Sinai. Kemudian ketika putranya Sulaiman al-Qanuni menjabat sebagai Khalifah, juga telah mengeluarkan Dekrit, untuk memperkuat larangan bagi orang-orang Yahudi berhijrah ke Sinai.

Namun setelah ia mangkat, digantikan oleh sultan-sultan yang agak lemah pendiriannya, sehingga orang Yahudi dapat menggunakan kesempatan dalam kelemahan mereka itu untuk melakukan hijrah secara bergelombang ke arah Thur (Sinai). Sinai pada waktu itu merupakan kota yang cukup makmur dengan fasilitas pelabuhan penting dan banyak dikunjungi kapal-kapal dagang yang berasal dari Jeddah, Yambuk (Daerah Hijaz), Sawakin (Sudan), Aqabah, Qalzam, Suez (Mesir). Sedangkan hubungan darat dengan Kairo dan Alfarma.

Dengan hijrah ke Sinai itu, orang Yahudi akan menemukan dua sasaran. Pertama, hendak mengasingkan diri dengan menjauhi daerah-daerah ramai dan padat penduduk yang mungkin akan mengikuti atau mengetahui langkah-langkah dan tingkah laku mereka. Kedua, dapat melanjutkan usaha dagang mereka dalam keadaan tenang dan tenteram melalui darat dan laut.

Hijrah itu dipimpin oleh Abraham Sang Yahudi. Dia sendiri bersama keluarganya telah berangkat lebih dulu ke kota Thur, dengan harapan tahun-tahun akan berlalu tanpa diketahui orang bahwa dia berada di kota itu, supaya tidak diketahui gerakan rahasia yang dikelolanya. Yang terpenting baginya adalah Pemerintah Utsmani tidak memperhatikan tindak tanduknya demi kepentingan bangsanya.

Keinginannya itu sebenarnya bisa tercapai jika orang-orang Yahudi tidak melakukan gangguan-gangguan terhadap para Rahib gereja Santa Katherina yang akan berakibat mereka (para Rahib) nantinya mengadukan kejadian itu kepada Pemerintah Pusat (al-Bab el-Ali) di istana. Berhubung Pemerintah Utsmani sungguh-sungguh melindungi keamanan ahli dzimmah (Yahudi dan Nasrani) dan mengawasi bangsa Yahudi dengan ketat agar tidak melakukan hijrah ke Sinai secara gelap, maka segera setelah pengaduan itu, Pemerintah Pusat bertindak melalui al-Wali (Gubernur) Mesir mengeluarkan tiga Dekrit tertanggal Jumadil Awal 989 (Juni 1581), Shafar 991 (Februari 1583) dan Dzulhijjah 993 (Desember 1585). Tiga Dekrit itu mengandung pengaduan para Rahib, dengan instruksi pengusiran atas diri Abraham Sang Yahudi, isterinya dan anak-anaknya beserta semua orang-orang Yahudi dari Sinai dan larangan keras bagi mereka untuk kembali ke Sinai.

Pelaksanaanya diserahkan kepada Pemerintah setempat dengan catatan tidak boleh ditunda walaupun hanya satu hari. Instruksi tersebut ditutup dengan kewajiban melindungi dan memelihara keamanan para Rahib Santa Katherina.

Dari Dekrit-dekrit Pemerintah Turki Utsmani mengenai bangsa Yahudi dan dari situasi pada waktu dikeluarkannya, dapat ditarik kesimpulan:

PertamaKaum Yahudi Zionis telah menunjukkan tatapan mata mereka atas Sinai semenjak lebih dari empat abad yang lalu, sebagai jalan pintas untuk memasuki Palestina seluruhnya. Setelah mereka diusir dari Sinai, mereka tidak berputus asa, bahkan terus berjuang dengan penuh kesabaran melalui bermacam-macam jalan dan tipu daya, dan akhirnya setelah empat abad kemudian barulah mereka dapat menyerbu Palestina.

Kedua, Pemerintah Turki Utsmani yang menguasai Mesir dan memikul tanggung jawab mengenai keamanannya, terutama terhadap Yahudi yang ingin menyerbu daerah Sinai sebagai jalan masuk ke Palestina, telah menolak dengan keras kaum Yahudi yang masuk dengan diam-diam.

Mungkin ketabahan hati sultan-sultan Turki Utsmani dan kesungguhan mereka dalam menolak dengan keras masuknya kaum Yahudi ke Sinai (Pintu Palestina) itu disebabkan karena mereka telah mengetahui dan telah mengalami cara-cara dan tipu muslihat orang-orang Yahudi yang membahayakan keselamatan Negara.

Ketiga, kesungguhan Pemerintah Turki Utsmani membersihkan daerah Sinai dari benih-benih Zionisme, diikuti dengan rasa kasih sayang kepada para Rahib Santa Katherina, tidak lain adalah karena didorong tiga faktor:
a. Para Rahib Santa Katherina termasuk warga negara yang harus mendapat perlindungan dari Pemerintah.
b. Rahib-rahib itu termasuk golongan yang lemah, tidak layak jika Pemerintah membiarkan mereka menjadi sasaran gangguan yang ditimbulkan orang-orang Zionis yang memusuhinya, yang dibantu gerakan Zionis Internasional yang dibelakangnya berdiri negara-negara Inggris, Perancis dan Tsar (Rusia).
c. Sikap kasih sayang dari Pemerintah terhadap para Rahib Santa Katherina menyebabkan adanya rasa hormat dari ahli pikir Barat terhadap Pemerintah Utsmani, serta menyanggah segala tuduhan yang dilancarkan oleh Barat terhadap Pemerintah Utsmani bahwa Pemerintah tidak berbuat adil terhadap ahli kitab yang bermadzhab apapun.

Hal tersebut diatas terjadi sebelum Sultan Abdul Hamid naik tahta tahun 1876 dimana sudah semakin banyak pengaruh Zionisme dalam Pemerintah Utsmani disertai usaha untuk melemahkan kekuasaanya. Tindakan orang-orang Yahudi tersebut diambil untuk membuka peluang bagi negara-negara Barat agar dapat mengikis dan mengambil kembali daerah-daerah kekuasaan Turki Utsmani.

oleh: Fathr Ridlwan
dari: Majalah Adl-Dluhah no. 79, Ramadhan 1402,

Komentar»

1. mimpipribumi - 12 Juni 2010

justru kita harus iri dengan kepandaian mereka…….

ke iri an yang saya maksudkan adalah: mereka dapat menjaga estafet perjuangan dari masa ke masa, walaupun mereka menghalalkan segala cara

pertanyaanya adalah: mampukah muslimin mengikuti gaya militan mereka dalam memperjuangkan HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID?

salam kenal, tetaplah menulis dan berbagi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: