jump to navigation

Jannah dan Nar 2 Juli 2010

Posted by yopie noor in Tak Berkategori.
Tags: , , , , ,
trackback

Jannah

Jannah itu arti asalnya: kebun, taman. Menurut istilah, jannah ialah: Nama tempat di alam akhirat yang penuh berisi segala macam kenikmatan yang tiada tara bandingannya daripada segala kenikmatan duniawi ini, yang disediakan bagi orang-orang mukmin yang taat melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya (muttaqin), sebagai balasan atas keimanan dan ketaatan mereka. Lazim diterjemahkan dengan “surga”.

Nabi saw menyatakan dalam sabdanya:
لهاخلق الله جنه عد ن خلق فيهامالاعين رأت ولااذن سمعت ولاخطرعلى قلب بشر

artinya: Setelah Allah menciptakan surga yang kekal kemudian Ia menciptakan didalamnya (kenikmatan-kenikmatan) yang tidak pernah terlihat mata, belum pernah didengar telinga dan belum tergores dalam hati seseorang. (HR. Thabarani).

Surga itu bertingkat-tingkat dengan sebutan-sebutan seperti berikut:

  1. Firdaus
    Bagi orang-orang yang beriman, Dan melakukan amal kebaikan, Bagi mereka taman-taman Firdaus, Sebagai tempat kediaman. (QS. al-Kahfi: 107).
  2. Adn
    (Allah menjanjikan tempat) kediaman yang indah di taman-taman Adn. Keridhaan Allah amat besar. Itulah kejayaan yang gemilang. (QS. at-Taubah: 72).
  3. Khuldi
    Katakanlah: Apakah itu lebih baik, Atau taman-taman Khuldi, Yang dijanjikan kepada orang yang taqwa, Yang menjadi ganjaran bagi mereka dan tempat kembali? (QS. al-Furqan: 15).
  4. Na’im
    Sekiranya ahli al-Kitab beriman dan bertaqwa. Pastilah Kami hapuskan dosa-dosa mereka. Dan kami masukkan mereka ke taman-taman Na’im. (QS al-Mai’dah: 65).
  5. Ma’wa
    Adapun mereka yang beriman dan beramal shaleh. Bagi mereka disediakan taman-taman Ma’wa. Sebagai balasan. Atas perbuatan-perbuatannya. (QS. as-Sajdah: 19).
  6. Darus-Salam
    Allah (menyeru) manusia ke Darussalam. Ia membimbing siapa yang Ia berkenan ke jalan yang lurus. (QS. Yunus: 25).
  7. Darul Maqamah
    Yang telah menempatkan kami di Darul Maqamah, karena karunia-Nya. Tiada kami merasa lelah dan kehabisan tenaga didalamnya. (QS. Fatir: 35).

Kenikmatan di dalam surga yang tertinggi ialah setiap Muslim kelak akan melihat Tuhannya dengan jelas,sebagaimana riwayat berikut:

Jabir bin Abdillah meriwayatkan:
Rasulullah saw melihat bulan purnama, kemudian ia bersabda: Sesungguhnya kamu kelak akan melihat Tuhanmu dengan jelas sebagaimana kamu melihat bulan ini tanpa syak dalam melihatnya. (HSR. Bukhari, Muslim).

Dan juga riwayat dari Shuhaib:, katanya: Sesungguhnya Nabi saw bersabda:
Apabila ahli surga telah masuk kedalam surga, maka Allah berfirman: Apakah kamu menghendaki sesuatu, yakni Aku tambah (kenikmatan)-mu? Mereka menjawab: Tidakkah Engkau telah memutihkan wajah-wajah kami, memasukkan kami ke dalam surga, dan menyelamatkan kami dari api neraka? Nabi saw bersabda: Kemudian dibukalah tabir, lalu tidaklah mereka mendapatkan anugerah sesuatu yang lebih menyenangkan daripada melihat Tuhan mereka. Kemudian ia membaca ayat: Hai orang-orang yang berbuat baik, ada pahala terbaik dan tambahannya. (HSR. Muslim dan lainnya).

Nar

Nar ialah nama tempat di alam akhirat yang disediakan Allah swt, untuk tempat hukuman bagi hamba-hamba-Nya yang kafir, musyrik dan durhaka kepada-Nya. Nar itu arti asalnya: neraka.

Neraka itu bertingkat-tingkat, sebagai berikut:

  1. Jahannam
    Bagi mereka Jahanmam tempat berbaring. Di atas mereka berlapis-lapis selimut (api). Demikianlah hukuman Kami kepada orang yang zhalim. (QS. al-A’raf: 41).
  2. Lazhzha
    Tidak sama sekali! Itu adalah neraka Lazhzha. Yang mengopak kulit kepala. Menarik (kepalanya) orang yang membelakang. Dan berpaling (dari kebenaran). (QS. al-Ma’arij: 15-18).
  3. Huthamah
    Sama sekali tidak! Ia akan dijerumuskan kedalam Huthamah. Bagaimana kau tahu apakah Huthamah? (Itulah) api Allah yang dinyalakan. Yang naik ke jantung. Sungguh, ia menutupi mereka seperti kubah. Dengan tiang-tiang tinggi menjulang. (QS. al-Humazah: 4-9).
  4. Sa’ir
    Sungguh, telah kami hiasi langit. Yang dekat dengan pelita-pelita. Dan kami jadikan pelita-pelita itu. Sebagai perajam syaitan-syaitan. Kami sediakan bagi mereka adzab Sa’ir. (QS. al-Mulk: 5).
  5. Saqar
    Aku akan menjerumuskan ia ke dalam neraka Saqar. Bagaimana kau tahu apakah neraka Saqar itu? Tiada yang ditinggalkannya tersisa. Dan tiada yang dibiarkannya. Sampai hitam (dibakarnya) kulit manusia. Sembilan belas (penjaganya). (QS. al-Mudassir: 26-30).
  6. Jahim
    Dan orang yang durjana. Mereka dalam api neraka Jahim. (QS. al-Infittar: 14).
  7. Hawiyah
    Tapi barangsiapa ringan timbangan (kebaikan)-nya. Tinggalnya di lubang neraka Hawiyah. (QS. al-Qari’ah: 8-9).

Orang-orang kafir, musyrik dan sejenisnya akan kekal abadi di dalam neraka.

Allah menjanjikan neraka jahannam. Kepada orang munafik. Laki-laki dan perempuan. Dan kepada orang yang ingkar. Mereka tinggal didalamnya selama-lamanya. Cukuplah (neraka itu) baginya. Allah melaknati mereka. Bagi mereka adzab tiada akhir. (QS. at-Taubah: 68).

Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahannam. Tinggal didalamnya selama-lamanya. Sungguh buruk kediaman orang yang sombong. (QS. an-Nahl: 29).

Sedangkan orang-orang mukmin yang durhaka akan masuk neraka hanya selama menjalani masa hukumannya, kemudian setelah itu mereka dikeluarkan.

Dan akan kami tempatkan timbangan keadilan pada hari kebangkitan. Sehingga tiada seseorang dirugikan sedikitpun. Dan jika ada seberat biji sawi sajapun (kebaikan), Tentulah kami akan berikan (ganjaran). Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan. (QS. al-Anbia: 47).

Nabi saw bersabda:
Masuklah ahli surga ke dalam surga dan ahli neraka ke dalam neraka, kemudian Allah Ta’ala berfirman: Keluarlah (dari neraka) orang yang di dalam kalbunya terdapat iman seberat biji sawi, lalu mereka dikeluarkan dari neraka dalam keadaan sangat hitam, kemudian mereka dimasukkan ke dalam nahru’l hayat, lalu tumbuhlah mereka itu laksana tumbuhan biji di tepi air bah. (HSR. Bukhari, Muslim dan Nasaa’i).

Dari Anas ra dari Nabi saw, ia bersabda:
Akan keluar dari neraka, orang yang mengucapkan la ilaha illa ‘llah, sedangkan dalam kalbunya terdapat kebaikan seberat biji gandum, akan keluar dari neraka orang yang mengucapkan la ilaha illa ‘llah, sedang dalam kalbunya terdapat kebaikan seberat biji sawi, dan akan keluar dari neraka, orang yang mengucapkan la ilaha illa ‘llah, sedang dalam kalbunya terdapat kebaikan seberat debu. (HSR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi),

oleh: Drs. Imron AM.

Mudah-mudahan kita semua diberi-Nya ketetapan hati untuk setia berpegang kepada tali agama Allah Yang Mulia ini, Amien, allahumma amien.

Note: semua terjemahan Qur’an di postingan ini berasal dari “Bacaan Mulia”, Qur’an bersajaknya HB. Jassin, (Admin.)

Komentar»

1. busana muslim - 2 Juli 2010

alhamdulillah, sungguh menyenangkan bisa membaca tulisan ini

yopienoor - 3 Juli 2010

Alhamdulillah. Dan terima kasih atas kunjungannya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: