jump to navigation

SURAT-SURAT BERSIH DIRI MUHAMMAD BIN ABDIL WAHAB (1) 9 Juli 2010

Posted by yopie noor in Tarikh.
Tags: , , , , ,
trackback

Surat beliau ke berbagai negara.

Bismillahirrahmanirrahim

Dari Muhammad bin Abdil Wahab kepada seluruh kaum muslimin yang menerima surat ini.

Salamun ‘alaikum wr. wb….. Amma ba’du

Maka ketahuilah -rahimakumullah, Allah telah mengutus Muhammad saw kepada segenap manusia agar memberi kabar gembira dan ancaman. Syurga adalah kabar gembira bagi para pengikutnya dan neraka sebagai ancaman bagi manusia yang tidak mengikutinya.

Anda semua telah mengetahui pernyataan para alim ulama ahli ma’rifah, bahwa tauhid yang saya ajarkan kepada seluruh manusia adalah tauhid yang diajarkan para Rasul Allah. Bahkan setiap muthawwi’ (ahli ibadah) yang memendam rasa dongkol itupun telah mengakuinya pula; mereka tahu bahwa tradisi berkeyakinan yang aneh-aneh kepada para shalihin adalah perbuatan syirik, sebagaimana telah difirmankan Allah:

Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya syurga, dan tempatnya adalah neraka. (al-Maidah: 72).

Bila anda sekalian telah mengerti hal ini, maka hendaknya anda ketahui bahwa mereka berkata: “Kalau orang-orang al-Aridh membiarkan takfir dan perang, berarti mereka berada pada agama Allah dan Rasul-Nya”. Saya sama sekali belum pernah mengkafirkan dan tidak pula memerangi anda sekalian, kecuali hanya memberi nasehat sehubungan dengan tauhid yang anda sekalian tukas, karena anda telah mengetahui bahwa hal itu tiada lain daripada Allah dan Rasul-Nya. Bahkan anda sekalian mengaku telah mengamalkannya, sebab anda sekalian adalah ummat Muhammad, lahir dan batin.

Saya akan menerangkan hal ini dalam suatu perumpamaan dengan masalah kiblat Nabi saw dan seluruh ummatnya bershalat, demikian pula orang-orang Kristen, mereka bersembahyang. Tapi kiblat beliau saw dan seluruh ummatnya ialah Baitullah, sedangkan kiblat orang-orang Nasrani ialah tempat terbitnya matahari. Maka masing-masing kita dan mereka pada bershalat, hanya saja kita berbeda kiblat.

Kalau anda seorang dari ummat Muhammad saw mengakui hal ini, tapi dia membenci orang yang menghadap kiblat, dan menyukai orang yang berkiblat pada matahari, masihkah anda akui dia seorang muslim?

Disinilah duduk masalahnya. Nabi saw diutus dengan membawa ajaran tauhid, anggaplah tauhid itu kiblat, dan syirik itu sebagai berkiblat ke timur, tapi perumpamaan ini kecil, kiblat terlalu kecil untuk dijadikan perumpamaan dalam masalah ini. Saya sarankan, bertauhidlah anda kepada Allah, jangan sia-siakan kehormatan yang dianugerahi Allah kepada anda sekalian. Anda sekalian lebih menyukai agama orang-orang Kristen daripada agama Nabi anda.

Bila anda mendebat Allah karena benci kepada pengikut tauhid sebagai agama Allah dan Rasul-Nya, dan lebih menyukai berdo’a kepada selain Allah dan para pengikutnya, yang sebenarnya dia sendiri tahu bahwa itu perbuatan syirik, mungkinkah dia akan diampuni Allah?

Nasehat saya ini hanya akan mendapatkan tempat di hati siapa yang takut kepada siksa akhirat, tidak kepada yang hatinya kering kerontang.

Wassalam

Sumber:

  • Al Mukhthuthah hal. 83-84
  • Al Mushawwarah hal. 39
  • Ad Durar As Sunniyah juz 1, hal. 60-61

Muhammad bin Abdil Wahab bin Sulaiman at Tamiemie (1115-1206 H) adalah seorang penganjur kebangkitan agama, pengajak kepada tauhid yang murni, penyeru pembuang bid’ah-bid’ah dan menghancurkan keragu-raguan yang digantungkan kepada agama islam. Ia mengajak manusia berpegang betul-betul kepada Qur’an dan Hadits.

Pengikut-pengikutnya oleh musuhnya dinamakan Wahabiyien. Sebutan ini tersiar diantara orang-orang Eropa, lalu mereka memasukkan sebutan itu ke dalam buku mereka berupa kamus dan sebangsanya.

Sebagian dari orang-orang Eropa dan musuh-musuh Muhammad bin Abdil Wahab menjadikan sikap bin Abdil Wahab itu sebagai suatu aliran (madzhab) baru dalam Islam. Anggapan dan ketentuan itu tidak benar. Dalam Islam tidak ada madzhab Wahabi. Apa yang pernah dilakukan oleh Muhammad bin Abdil Wahab adalah sesuai dengan agama.

Tentang cara Muhammad bin Abdil Wahab mengajak dan menyiarkan kebenaran Islam itu, mungkin ada yang tidak setuju, tapi pada pokoknya dia sudah benar, tidak salah.

oleh: ustadz Abdul Qadir H.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: