jump to navigation

Dosa Yang Tidak Diampuni 29 Juli 2010

Posted by yopie noor in Fiqih.
Tags: , , ,
trackback
ان الله لايغفران يشرك به ويغفر مادون ذلك لمن يشاء ومن يشرك بالله فقدا فترى اثما عظيما

‎artinya: Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni yang Ia disekutui, tetapi Ia akan mengampuni selain dari itu bagi siapa yang Ia kehendaki, dan barangsiapa menyekutukan Allah, maka sesungguhnya ia telah membuat satu dosa yang besar.
(an-Nisa’ 48).

Tentang ayat ini, Ibnu Abbas mengatakan bahwa ketika turun ayat berikut:

قل ياعبادي الذين اسرفو اعلى انفسهم لاتقنطوا من رحمة الله ان الله يغفر الذنوب جميعا انه هو الغفور الرحيم

artinya: Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang telah melampaui batas atas diri-dirinya, janganlah kamu putus harapan dari rahmat Allah, (karena) sesungguhnya Allah mengampunkan dosa-dosa sekalian, (lantaran) sesungguhnya Ia-lah Pengampun, Penyayang. (az-Zumar 53).

Sahabat-sahabat bertanya kepada Nabi saw: Apakah (termasuk) dosa syirik? Rasulullah saw tidak menyukai yang demikian itu, kemudian diturunkanlah ayat ini.

Musyrik (orang yang berbuat syirik) itu terbagi dua bagian:

a. Musyrik hakiki, yaitu orang kafir musyrik (penyembah berhala) seperti yang dimaksud firman Allah:

ان الذكفرومن اهل الكتاب والمشركين فى نارجهنم خالدين فيهااو لئك هم شرالبرية

‎artinya: Sesungguhnya orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan musyrikin (tempatnya) di neraka jahannam, yang mereka akan kekal padanya, dan mereka itulah sejahat-jahat makhluk. (al-Bayyinah 6).

b. Orang Islam yang mengerjakan perbuatan syirik, antara lain:

1. Bersumpah dengan nama selain Allah. Nabi bersabda:

من حلف بشيئى دون الله فقد اشرك

artinya: Barangsiapa bersumpah kepada sesuatu selain Allah, maka ia telah berlaku syirik. (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

2. Memakai jimat, sebagaimana riwayat:

ان رسول الله ص اقبل اليه رهط فبايع تسعة وامسك عن واحد فقالوا يارسول الله بايعت تسعة وتركت هذا قال ان عليه تميمة فارحل يده فقطعها فبايعه وقال من علق تميمة فقدا شرك

artinya: Bahwasanya Rasulullah saw, telah datang kepadanya sepuluh orang (sahabat), lalu beliau membai’at sembilan orang dari mereka dan beliau tinggalkan seorang. Maka mereka berkata: Ya Rasulullah, engkau telah membai’at sembilan dan engkau tinggalkan orang ini. Sabdanya: Sesungguhnya padanya azimat (jimat). Lalu beliau masukkan tangannya (kedalam bajunya) dan memutuskannya, kemudian membai’atnya dan bersabda: Barangsiapa menggantungkan azimat, maka ia telah berbuat syirik.

3. Menggunakan ilmu sihir. Sabda Nabi saw:

من سحرفقداشرك

artinya: Barangsiapa menggunakan ilmu sihir, maka ia telah berbuat syirik (menjadi musyrik). (HR. Nasaa’i).

4. Mengerjakan sesuatu ibadat dengan tujuan agar mendapat pujian (riya’). Nabi saw bersabda:

من صلى يرائى فقداشرك ومن صام يرائى فقداشرك ومن تصدق يرائى فقداشرك

artinya: Barangsiapa shalat sambil riya’, maka berarti ia telah syirik. Barangsiapa berpuasa dengan tujuan riya’, maka ia telah berbuat syirik. Barangsiapa bersedekah dengan niat riya’, maka ia telah mengerjakan syirik. (HR. Ahmad).

Apa yang disebutkan diatas adalah sebagian kecil amalan yang masuk kategori syirik. Pelaku amalan ini tidak keluar dari Islam, hanya saja dosanya tidak diampunkan begitu saja, melainkan ia bertaubat sebelum kematiannya.

Nabi saw bersabda:

تفتح ابواب الجنة يوم الاثنين ويوم الخميس فيغفرلكل عبد لايشرك بالله شيئا

artinya: Dibuka pintu-pintu sorga pada hari Senin dan Kamis, maka akan diampunkan bagi tiap-tiap hamba yang tidak menyekutukan Allah kepada sesuatu apapun. (HR. Muslim).

Pada riwayat lain dari Abu Dardaa’, beliau mengatakan:

كل ذنب عسى الله ان يغفره الامن مات مشركااومن يقتل مؤمنا متعمدا

artinya: Semua dosa, semoga Allah akan mengampuninya kecuali mereka yang mati dalam kemusyrikan dan mereka yang membunuh sesama Mu’min dengan sengaja. (HSR. Nasaa’i – Misykatul Mashabih 3468).

Shahabat Abu Dzar al-Ghifari meriwayatkan:

قال رسول الله ص اتانى ات من ربى فاخبرنى _ اوقال: بشرنى انه من مات من امتى لايشرك بالله شيئا دخل الجنة فقلت وان زنى وان سرق؟ قال: وان زنى وان سرق

artinya: Telah bersabda Rasulullah saw: Telah datang kepadaku (utusan) dari Tuhanku dan mengkhabarkan kepadaku (atau bersabda): Ia (utusan) itu memberi kabar gembira kepadaku bahwasanya siapa saja yang mati dari ummatku sedangkan ia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, (maka) ia akan masuk surga. Maka aku berkata: Meskipun ia berzina dan mencuri? Sabdanya: Meskipun ia berzina dan mencuri. (HSR. Bukhari)

Tiga riwayat diatas menguatkan makna ayat bahwa semua dosa-dosa besar selain dosa syirik akan diampunkan Allah meskipun pelakunya mati sebelum sempat bertaubat. Pengampunan ini akan diberikan Allah kepada mereka yang Ia kehendaki.

Dengan ayat ini dapat kita simpulkan bahwa lapangan Allah itu dapat dibagi menjadi dua bagian:

a. Syirik. Dosanya ghairu maghfur (tidak diampunkan).

b. Selain syirik, terbagi kepada Kabaa-ir (dosa besar), dan Shagha-ir (dosa kecil). Semua bentuk dosa ini insya Allah akan mendapat ampunan Allah baik sudah bertaubat atau belum. Bahkan dosa yang masuk kategori akhbarul kabaa-ir itu pun mungkin menerima ampunan Allah selama itu bukan syirik.

Dalam kitabnya, imam al-Wahidi berkata:

كناعلى عهد رسول الله ص اذامات الرجل مناعلى كبيرة شهدنا انه من اهل النار_ حتى نذلت هذه الاية_فامسكنا عن الشهادات

artinya: (Dahulu) kami sahabat-sahabat, pada zaman Rasul saw (beranggapan) apabila mati salah seorang laki-laki dari kami, sedangkan ia masih (belum bertaubat) dari dosa besar, maka kami menganggapnya sebagai ahli neraka (kekal) hingga diturunkan ayat ini kami berhenti dari anggapan seperti itu.

Riwayat ini hanya ingin memperkuat bahwa mereka yang mengerjakan dosa besar mungkin akan mendapat ampunan Allah selama dosanya itu bukan syirik.

al-Ustadz Luthfie Al

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: