jump to navigation

Hukum Mengeluarkan Mani Dengan Tangan (Onani) 8 Agustus 2010

Posted by yopie noor in Fiqih.
Tags: , , , ,
trackback

Soal:
Bagaimana hukumnya mengeluarkan mani dengan tangan?

Jawab:
Perbuatan ini sering dilakukan anak-anak yang sudah baligh atau orang yang tidak mempunyai istri atau suami. Perbuatan ini lebih berbahaya daripada membanyakkan jima’ (bersetubuh), karena dapat melemahkan kekuatan badan, otak dan urat-urat, dan seringkali orang yang berbuat hal tersebut itu terkena penyakit shor’u (sawan) atau penyakit gila.

Firman Allah:

“Dan (berbahagialah) mereka yang menjaga kemaluan mereka melainkan terhadap istri mereka sendiri, atau hamba-hamba perempuan yang mereka miliki; sesungguhnya mereka itu tidak tercela. Dan barangsiapa yang menghendaki selain daripada itu, maka adalah mereka melanggar batas”. (QS. al-Mu’minun 5 – 7).

Maksud ayat ini (menurut faham Syafi’i), mengeluarkan mani dengan perantaraan selain dari istrinya sendiri atau jariyah (hamba) itu haram, karena perbuatan itu oleh Allah disebut “melanggar batas”.

Orang yang berbuat demikian itu, diancam dengan riwayat berikut:

Telah berkata Anas bin Malik: Bahwa Nabi saw pernah bersabda: “Tujuh orang yang Allah tidak suka melihat kepada mereka di hari Kiamat, dan tidak diperbaiki (amalnya) dan tidak pula dikumpulkan bersama orang-orang yang beramal (baik) dan akan dimasukkan ke neraka, melainkan mereka bertaubat, dan siapa yang taubat niscaya Allah berikan taubat atasnya, yaitu: orang yang kawin (mengeluarkan mani) dengan tangannya, dan orang yang berbuat, dan orang yang diperbuatnya (antara laki-laki) dan orang yang senantiasa minum arak, dan orang yang memukul kedua ibu bapaknya sehingga mereka berdua itu berteriak meminta tolong, dan orang yang menganiaya tetangga-tetangganya sehingga mereka itu melaknatinya, dan orang yang berzina dengan istri tetangganya”. (HR. al-Imamul Hasan bin ‘Arfah).

Sekian keterangan kami.

Moh. Ma’sum

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s