jump to navigation

Hukum Menyalati Jenazah Muslim Yang Mati Dalam Maksiat 16 Agustus 2010

Posted by yopie noor in Fiqih.
Tags: , , , , ,
trackback
DEWAN HISBAH PERSATUAN ISLAM

Pada Sidang Dewan Hisbah Penyerta Muktamar XIV
Di PC Persis

Soreang, 8 Agustus 2010 M 27 Sya’ban 1431 H

Tentang:

“MENYALATI JENAZAHMUSLIM YANG MATI DALAM MAKSIAT”

بسم الله الرحمن الرحيم

Dewan Hisbah Persatuan Islam setelah:

MENGINGAT:

1. Firman Allah:

وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً. الإسراء : 32.

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. (Al-Isra 32).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأَنْصَابُ وَالأَزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ. المائدة : 90.

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib denganpanah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (Q.s. Al-Maidah 90).

2. Hadis-hadis Nabi Saw.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ إِنَّ رَسُولَ اللهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ: لاَ يَزْنِى الزَّانِى حِينَ يَزْنِى وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلاَ يَسْرِقُ السَّارِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلاَ يَشْرَبُ الْخَمْرَ حِينَ يَشْرَبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ. رواه مسلم

Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda, ‘Seorang pezina tidak akan zina ketika dia berzina dalam keadaan mukmin, dan seorang pencuri tidak akan mencuri ketika mencuri dalam keadaan mukmin, dan tidak akan meminum khamar ketika meminumnya dalam keadaan mukmin.” (H.r. Muslim)

عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِىِّ أَنَّ رَجُلاً مِنْ أَصْحَابِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- تُوُفِّىَ يَوْمَ خَيْبَرَ فَذَكَرُوا ذَلِكَ لِرَسُولِ اللهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « صَلُّوا عَلَى صَاحِبِكُمْ ». فَتَغَيَّرَتْ وُجُوهُ النَّاسِ لِذَلِكَ فَقَالَ « إِنَّ صَاحِبَكُمْ غَلَّ فِى سَبِيلِ اللهِ ». فَفَتَّشْنَا مَتَاعَهُ فَوَجَدْنَا خَرَزًا مِنْ خَرَزِ يَهُودَ لاَ يُسَاوِى دِرْهَمَيْنِ. رواه ابو داود

Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani bahwa seorang laki-laki dari sahabat Nabi saw wafat pada hari Khaibar, lalu mereka menerangkan hal itu kepada Rasulullah saw. maka beliau bersabda, ‘Salatilah sahabatmu itu.’ Berubahlah muka orang-orang dengan sebab itu, lalu beliau bersabda, ‘Sesungguhnya sahabatmu itu telah berhianat di jalan Allah.’ Kemudian kami menggeledah harta bendanya maka kami mendapatkan marzan dari Marzan Yahudi yang tidak sampai dua diram nilainya.” (H.r. Abu Daud)

MENDENGAR:

1. Sambutan dan pengarahan dari Ketua Dewan Hisbah K.H.Usman Shalehuddin

2. Sambutan dan pengantar dari Ketua Umum PP Persis K.H. Dr. Maman Abdurrahman. MA

3. Makalah dan pembahasan yang disampaikan oleh: K.H. Prof. Dr. Maman Abdurrahman MA.

4. Pembahasan dan penilaian dari anggota Dewan Hisbah terhadap masalah tersebut di atas

MENIMBANG:

1. Sering terjadi seorang muslim meninggal ketika sedang melakukan dosa besar.

2. Banyak umat yang bertanya tentang hukum alat jenazah terhadap muslim yang mati dalam keadaan maksiat dosa besar.

3. Masih belum didapatkan kesepakatan tentang hukum salat jenazah terhadap muslim yang mati dalam keadaan maksiat dosa besar.

4. Perlu adanya kejelasan dan ketegasan hukum agar umat mempunyai pegangan dalam masalah tersebut.

Dengan demikian Dewan Hisbah Persatuan Islam

MENGISTINBATH :

1. Orang yang mati dalam kekafiran haram disalati.

2.Muslim yang mati dalam keadaan maksiat dosa besar tetap disalati.

3. Sebagai sanksi moral, para ulama dan tokoh masyarakat agar tidak menyalati orang yang mati dalam keadaan berbuat dosa besar.

Demikian keputusan Dewan Hisbah mengenai masalah tersebut denganmakalah terlampir.

الله يأخذ بأيدينا الى ما فيه خير للإسلام و المسلمين‎

Bandung, 8 Agustus 2010 M 27 Sya’ban 1431 H

DEWAN HISBAH PERSATUAN ISLAM

Ketua Sekretaris

K.H. USMAN SHALEHUDDIN
K.H. WAWAN SHOFWAN Sh
NIAT: 05536 NIAT: 30400

(persis.or.id)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: