jump to navigation

HUKUM MEMINTA MAAF DI HARI RAYA 6 September 2010

Posted by yopie noor in Fiqih.
Tags: , , , , ,
trackback

ramadan card

Ramadan Card

Soal:
Bagaimana hukum jika di Hari Raya Idul Fitri/ Adha tidak minta maaf kepada tetangga, karena kata seorang di kampung saya: tidak perlu minta maaf.
Tolong jelaskan Hadits/ Riwayatnya.

Jawab:
Minta maaf kepada seseorang terhadap sesuatu kesalahan atau kekeliruan yang telah kita lakukan itu, memang dianjurkan oleh Agama. Waktunya tidak ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya. Sepatutnya kita lakukan permintaan maaf itu, setelah kita sadar akan kesalahan kita itu.

Sedang kebiasaan yang orang-orang lakukan sbb:

  1. kalau ada kesalahan/ kekeliruan sekali atau beberapa kali, mereka borong menjadi satu, lalu mereka minta maaf pada Hari Raya.
  2. ada kalanya, mereka sudah minta maaf, kemudian di Hari Raya minta maaf lagi.
  3. terkadang tidak pernah berbuat salah kepada seseorang tetapi mereka minta maaf juga.
  4. terkadang kepada orang yang jauh atau yang mereka tidak kenal, juga mereka minta maaf pada Hari Raya itu.

Ini semua tidak pernah ada riwayatnya dari Nabi saw, atau sahabat-sahabat beliau.

Begitu juga minta maaf yang dikhususkan pada Hari Raya itu, tidak pernah ada riwayat atau terjadi baik di zaman Nabi saw atau di zaman sahabat-sahabat beliau.

Maka perkataan orang di kampung saudara itu sudah benar, apabila ditujukan kepada hal-hal yang disebutkan pada point a sampai d diatas.

Kejadian yang pernah berlaku di antara sahabat Nabi saw, sesudah shalat Hari Raya adalah sebagai berikut:

عن جبيربن نفيل قال ‏:‏ كان اصحاب رسول الله ص _ اذالتقوا يوم العيد يقول بعضهم لبعض تقبل الله منا ومنك‎‎

artinya: Dari Zubair bin Nufail, ia berkata: Adalah sahabat-sahabat Rasulullah saw, apabila bertemu di Hari Raya, sebagian dari mereka berkata kepada sebagiannya: Taqabbalallahu minna wa minka (mudah-mudahan Allah terima -amal puasa- yang dari kami dan dari kamu). (Fathul Bari’ 2: 304, dengan sanad Hasan).

Ibnu Aqiel meriwayatkan:

ان محمد بن زياد قال ‏:‏ كنت مع ابي امامة البا هلي وغيره من اصحاب النبي ص فكانوااذا رجعوا من العيد يقول بعضهم لبعض : تقبل الله منا ومنك‎‎

artinya: Bahwa Muhammad bin Ziyaad berkata: Aku pernah bersama Abi Umamah al-Bakhily dan lainnya dari sahabat Nabi saw. Maka adalah mereka, apabila kembali dari shalat Hari Raya, salah seorang dari mereka berkata kepada yang lain: Taqabbalallahu minna wa minka.

Imam Ahmad berkata: Isnad Hadits Abi Umamah itu adalah Isnad yang baik. (al-Mughny 2: 259).

al-Ustadz Abdul Qadir H.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: