jump to navigation

Kemanakah Amal Orang Kafir 25 Oktober 2010

Posted by yopie noor in Fiqih.
Tags: , , , , ,
trackback

Soal:
Bagaimana segala macam amal orang kafir atau kafir kitaby, misalnya amalan yang berguna untuk makhluk di dunia?


Jawab:
Amal-amal orang yang bukan Islam itu boleh kita bagi dua:

  1. ada yang berhubungan dengan upacara-upacara yang lazim kita sebut ibadat, dan
  2. ada yang berhubungan semata-mata dengan keduniaan umpamanya obat-obatan, alat-alat tehnik dan lain-lain yang berguna dan dapat menolong makhluk yang ada di dunia

Maka untuk kedua-dua macam amal itu ada beberapa firman Allah dalam Qur’an yang diantaranya berbunyi:

ومن يكفر بالايمان فقد حبط عمله وهو فى الاخرة من الخاسرين

Artinya: Dan barangsiapa menolak iman (= tidak percaya), maka sesungguhnya gugurlah (ganjaran) amalnya, sedangkan dia di akhirat daripada orang-orang yang rugi. (al-Maidah 5).

Firman Allah lagi:

والذين كذبواباياتنا ولقاءالا خرة حبطت اعمالهم هل يجزون الاماكانوايعملون

Artinya: Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami (=tidak mau percaya), dan (tidak mau percaya) pertemuan Akhirat, gugurlah amal-amal mereka. Bukanlah tidak dibalas mereka melainkan apa yang pernah mereka kerjakan. (al-A’raf 147).

Maksudnya: Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan tidak percaya kepada hari kemudian, gugurlah ganjaran-ganjaran untuk amal-amal mereka. Mereka tidak dibalas oleh Allah, melainkan apa yang pernah mereka lakukan, yaitu Allah akan membalas atas pendustaan mereka akan ayat-ayat-Nya dan kekufuran mereka tentang Akhirat.

Di lain ayat -terhadap orang yang mendustakan ayat-ayat-Nya dan tidak mau percaya adanya Akhirat- Allah berfirman:

فلانقيم لهم يوم القيامة وزبا

Artinya: karena itu, Kami tidak adakan timbangan (amal) untuk mereka pada hari Qiyamat. (al-Kahfi 105).

Dan ada banyak lagi ayat-ayat Qur’an yang sama maknanya dengan yang tertera diatas, tersebut dalam surah-surah al-An’am 83, Hud 18, at-Taubah 18, dan 69, al-Baqarah 218, al-Maidah 54 dan Ali ‘Imran 23.

Ayat-ayat itu semua menetapkan bahwa sekalian macam amal perbuatan orang yang bukan Islam, baik berbentuk ibadat atau keduniaan, baik atau tidak, bermanfaat kepada manusia atau tidak, tidaklah mendapat ganjaran dari Allah swt.

Dasar daripada sekalian ini, ialah karena orang itu kufur yakni tidak mau beriman sebagaimana yang ditentukan Allah dalam Agama-Nya yang sah, yaitu Islam.

Hal mendapat balasan atau tidak, masuk surga atau tidak itu adalah urusan Allah yang ditentukan sebagai suatu kepercayaan. Maka orang yang tidak mau percaya kepada Agama yang membawa ketentuan ini berarti tidak percaya kepada itu. Kalau begini, seharusnya orang yang bukan Islam itu tidak perlu cerewet-cerewet mengurus amalannya. Ia boleh berbuat menurut apa yang dikehendakinya.

Kita yang percaya kepada ketentuan Allah itu pula tidak perlu mengurus hal amal orang bukan Islam, karena ia bukan anggota dari sesuatu Agama yang membawa ketentuan itu.

al-Ustadz Abdul Qadir H.

Komentar»

1. Sasa - 30 Oktober 2010

seperti kita ketahui semua amal kebaikan orang kafir tertolak, adilkah? inilah argumentasinya, silahkan baca:

http://forget-hiro.blogspot.com/2010/09/bagai-debu-yang-sirna-dihempas-angin.html

al-Bandari - 30 Oktober 2010

Terima kasih.
Boleh jadi memang seperti itulah perumpamaannya. Seperti kisah di blog anda itu.

2. Abdi - 10 November 2010

kenapa yang kemaren ditutup bos?
saya ingatkan “ISLAM ISLAM TIDAK SEPERTI ITU BOS”
Mulut lu AhluSunnah tapi ternyata kelakuan lu WAHABI


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: