jump to navigation

Memilih Pemimpin Yang Bukan Islam 25 Oktober 2010

Posted by yopie noor in Fiqih.
Tags: , , , , ,
trackback

Soal:
Bagaimana hukum orang Islam yang menjadikan orang yang bukan Muslim atau yang tidak suka kepada Islam, sebagai pemimpinnya dalam menuntut cita-cita kenegaraannya?


Jawab:
Orang Islam tidak dibenarkan mengangkat atau menganggap atau menjadikan pemimpin mereka dalam urusan-urusan pokok, terutama dalam urusan kenegaraan, melainkan orang-orang yang betul-betul Muslim.

Firman Allah:

ياايهاالذين امنو الاتتخذوا الكاقرين اولياءمن دون المؤمنين

Artinya: Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir itu sebagai ketua-ketua (kamu) padahal mereka bukan dari kaum Mukminin. (an-Nisa’ 144).

Kafir itu ialah:

  1. orang-orang yang bukan Islam.
  2. orang yang menganggap bahwa hukum Islam itu tidak baik atau tidak pantas untuk dijalankan dalam sesuatu negara.
  3. orang yang berpendirian ada hukum yang lebih baik dari hukum-hukum Allah.
  4. dan lain-lain makna yang seumpama dengan yang tersebut pada a, b, dan c diatas

Maka menurut ayat an-Nisa’ tersebut, dilarang kita menjadikan pemimpin kita dari semua macam orang yang termasuk dalam kata-kata kafir diatas.

Orang yang mengatakan dirinya Muslim, tetapi tidak suka hukum-hukum Islam berlaku dalam negara, berarti ia menganggap hukum-hukum Allah tidak baik, atau sudah tidak layak dijalankan, ata ia menganggap ada hukum yang lebih baik dari hukum-hukum Allah (Islam).

Orang yang demikian tentu termasuk dalam kata-kata kafir itu.

Firman Allah:

يحلفون بالله لكم ليرضولم والله ورسوله احق ان يرضوه ان كانو امؤمنين

Artinya: Mereka itu bersumpah kepada kamu dengan nama Allah untuk menyenangkan hati kamu, padahal Allah dan Rasul-Nya lebih patut mereka senangkan, jika betul mereka itu orang-orang Mukminin. (at-Taubah 62).

Yang patut dan wajib dijadikan pemimpin oleh umat Islam ialah sebagaimana firman Allah:

انماو ليكم الله ورسوله والذين امنو ايقيمون الصلاة ويؤ تون الزكاة وهم راكعون

Artinya: Pemimpin (ketua) kamu itu tidak lain melainkan Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan mengeluarkan zakat, padahal mereka merendah diri. (al-Maidah 55).

al-Ustadz Abdul Qadir H.

Komentar»

1. Abdi - 10 November 2010

kenapa yang kemaren ditutup bos?
saya ingatkan “ISLAM ISLAM TIDAK SEPERTI ITU BOS”
Mulut lu AhluSunnah tapi ternyata kelakuan lu WAHABI


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: